Don't Miss

MEMBAWA SEMANGAT PERJUANGAN PADA GENERASI MUDA

10 November 2020 bangsa Indonesia memperingati hari pahlawan ke-75. Sebelum memulai pembelajaran daring seluruh guru yang mengejar pada jam pertama mengajak seluruh siswa untuk mengheningkan cipta guna mengenang jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur.

Untuk mengingatkan kembali para generasi muda tentang peristiwa besar pada masa itu maka generasi muda harus selalu mengenang sejarahnya. Bagaimana sejarah ditetapkannya hari pahlawan pada tanggal 10 November?

Peristiwa besar yang terjadi pada 10 November 1945 di Surabaya, Jawa Timur melawan penjajah Netherlands-Indies Civil Administration (NICA) dan sekutu. Pertempuran antara pejuang nasional dan NICA sebenarnya sudah dimulai sejak tanggal 19 September 1945. Ketika para pejuang datang ke hotel Oranye dan menyuruh pihak Belanda untuk menurunkan bendera, pihak Belanda bereaksi kurang baik dan tidak menanggapi permintaan itu. Karena tidak ada sikap baik dari pihak belanda akhirnya Jendral Sudirman datang ke hotel Oranye tapi pihak belanda tetap tidak mau menurunkan bendera tersebut. Akhirnya masa berhasil memisahkan bagian yang berwarna biru dan menyisakan warna merah putih saja. Selanjutnya, pihak belanda atau NICA mengajak para sekutu melancarkan agresi militer di Surabaya. Setelah perang tersebut, kota Surabaya dikepung dan diserang dari berbagai arah mulai dari laut, darat, hingga udara. Tentara Inggris yang memperkirakan hanya butuh waktu 3 hari untuk menaklukkan kota Surabaya, ternyata membutuhkan 3 minggu. Hal ini membuktikan kuatnya perlawanan rakyat dan pejuang nasional Indonesia. Belasan ribuan pejuang meninggal dan 200 ribuan warga mengungsi akibat perang ini. Peristiwa besar ini membuat tanggal 10 November ditetapkan sebagai hari Pahlawan.

Dengan mengetahui sejarah dan makna Hari Pahlawan bagi generasi muda diharapkan para generasi muda tetap mengobarkan semangat perjuangan. Memang memaknai nilai-nilai kepahlawanan saat ini tidak harus dengan mengangkat senjata dan tidak harus turun ke medan perang. Namun, sebagai generasi penerus bangsa, seluruh masyarakat Indoneisa hedaknya menjunjung tinggi sifat dan sikap kepahlawanan yang dapat diteladani dari perjuangan pahlawan bangsa.

Tetap membawa semangat perjuangan bangsa Indoesia dengan cara nya masing-masing. Kobaran semangat para pejuang nasional harus terus dibawa untuk membangun Indonesia yang lebih baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

SMA TIGA MARET