Kegiatan MPLS hari Ke – 3

MPLS Hari Ini: Edukasi Bahaya Narkoba dan Kesadaran Berlalu Lintas Bersama Polsek Depok Barat

 

Materi :

Sleman, 15 Juli 2026- Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bukan sekadar rutinitas administratif. Pada hari ini aula sekolah dipenuhi oleh antusiasme siswa yang menyimak dengan saksama materi edukasi dari dua narasumber hebat, Bapak Aiptu Candra Kurniawan dan Bapak Aiptu Joko Susanto dari Polsek Depok Barat. Materi yang disampaikan hari ini adalah kompas bagi siswa untuk menavigasi masa muda yang penuh tantangan tentang bahaya narkoba dan tata tertib berlalu lintas.

Bapak Aiptu Candra Kurniawan membuka sesinya dengan realita yang menohok. Beliau mengingatkan bahwa bahaya narkoba kini bukan lagi sekadar cerita di televisi, melainkan ancaman yang bisa menyusup hingga ke rumah kita sendiri.

Nasihat dari Bapak Aiptu Candra adalah waspada dalam pergaulan. Beliau menekankan bahwa narkotika hadir dalam berbagai rupa, mulai dari yang disuntik hingga yang dihirup dan semuanya memiliki efek mematikan. Jangan pernah mencoba untuk sekadar “iseng”, karena sekali mencoba, pintu ketergantungan akan terbuka. Dampak narkoba seperti depresan, stimulan, dan halusinogen akan merusak fungsi otak dan fisik secara klinis. Beliau menasihati, “Jangan sampai karena ingin terlihat gaul atau sekadar pelarian, kalian mengorbankan impian yang sudah dirancang jauh-jauh hari.”

Beliau juga menyoroti bahaya zat-zat lain seperti uap solvent dan alkohol. Pesan beliau sangat tegas: jadilah pribadi yang berani berkata “Tidak”. Memilih lingkungan pergaulan yang positif adalah langkah awal untuk melindungi diri dari jerat kriminalitas yang sering kali bermula dari kecanduan.

Sesi kedua bersama Bapak Aiptu Joko Susanto mengajak siswa untuk memahami bahwa berkendara bukan hanya soal menyalakan mesin, melainkan soal etika dan tanggung jawab moral terhadap nyawa orang lain. Bapak Aiptu Joko menekankan bahwa aturan lalu lintas dibuat bukan untuk menyulitkan, melainkan untuk memastikan setiap orang bisa pulang ke rumah dengan selamat. Mengabaikan aturan adalah bentuk pengabaian terhadap keselamatan diri sendiri dan keluarga yang menunggu di rumah.

Ketika membahas prosedur kecelakaan, beliau memberikan nasihat yang mendalam tentang integritas. “Jika terjadi peristiwa kecelakaan, jangan panik dan jangan melarikan diri. Melarikan diri adalah tindakan pengecut yang tidak mencerminkan jiwa pelajar,” tegas beliau. Beliau mengajarkan siswa untuk tetap tenang, tidak saling menyalahkan, dan berani menghadapi konsekuensi dengan melaporkannya kepada pihak berwajib. Ini adalah pelajaran tentang kedewasaan: mengakui kesalahan dan berani bertanggung jawab adalah sifat ksatria yang harus dimiliki oleh setiap siswa.

Kegiatan hari ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa menjadi pelajar yang sukses tidak cukup hanya dengan nilai akademis yang tinggi di rapor. Kita juga harus menjadi pribadi yang memiliki ketahanan moral terhadap pengaruh buruk serta memiliki rasa tanggung jawab sosial yang tinggi. Mari kita tunjukkan bahwa sekolah kita adalah tempat lahirnya generasi yang bersih, disiplin, dan berkarakter.Foto Bpk. Aiptu Candra Kurniawan memaparkan Bahaya Narkoba dan Zat Psikotropika

Foto Bpk. Aiptu Joko Susanto memaparkan tata tertib berlalu lintas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

SMA TIGA MARET