Sinergi Masa Depan: SMA GAMA Yogyakarta Sambut Program CSR Energi Terbarukan dan Budidaya Maggot Bersama PT PLN & ITPLN

Yogyakarta — SMA GAMA Yogyakarta baru saja sukses menyelenggarakan rangkaian kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) yang inspiratif dan edukatif yang diselenggarakan oleh PT PLN (Persero) yang disiarkan oleh Institut Teknologi PLN (ITPLN), program ini dirancang untuk membekali siswa-siswi dengan wawasan mendalam seputar transisi energi hijau serta pemanfaatan ekonomi sirkular melalui pengolahan limbah organik.

Rangkaian kegiatan ini dibagian menjadi dua tahapan utama, yakni pembekalan teori secara berani serta aksi nyata langsung di sekolah.

Tahap 1: Pembekalan Teori “Program CSR Energi Masa Depan” (10–11 Juni 2026)

Sebelum terjun ke praktik lapangan, para siswa mengikuti sesi pembekalan teori secara virtual melalui Zoom Meeting yang berlangsung selama dua hari. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan pemahaman dasar mengenai urgensi energi terbarukan khususnya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) serta konsep inovatif budidaya maggot yang bernilai ekonomis tinggi untuk diolah menjadi produk kreatif seperti lilin aromaterapi.

Tahap 2: Aksi Nyata dan Praktikum Lapangan (23–24 Juli 2026)

Acara puncak yang paling ditunggu-tunggu akhirnya tiba pada akhir Juli. Para siswa diajak langsung untuk menyampaikan teori yang telah diperoleh melalui dua agenda utama yang sarat ilmu pengetahuan.

Hari Pertama (23 Juli 2026): Eksperimen Seru PLTS Mini

Sesi hari pertama difokuskan pada pengenalan teknologi energi surya. Dipimpin langsung oleh instruktur Bapak Hery Suyanto, ST., MT. beserta tim, siswa-siswi diajak untuk melakukan praktikum pengukuran sistem PLTS mini yang kini telah resmi menjadi hibah bantuan untuk sekolah.

Dalam praktikum ini, anak-anak belajar mengukur langsung:

  1. Intensitas iradiasi matahari.
  2. Tegangan dan ampere pengisian baterai.
  3. Kinerja keluaran ( output ) dari Photovoltaic (PV) serta hasil keluaran AC Inverter .
  4. Simulasi pengosongan baterai PLTS mini untuk menghitung tegangan sel surya, arus pengisian, hingga tegangan keluaran DC .

Melalui pelatihan interaktif ini, para siswa dapat memahami secara nyata bagaimana mengubah limpahan sinar matahari di Yogyakarta menjadi sumber energi listrik terbarukan yang ramah lingkungan.

 

 

 

 

 

 

 

 

Hari Kedua (24 Juli 2026): Budidaya Maggot BSF & Inovasi Lilin Aromaterapi

Keesokan harinya, suasana halaman sekolah tak kalah meriah. Kali ini, siswa diajak mendalami bidang kewirausahaan melalui budidaya maggot dari lalat Black Soldier Fly (BSF). Dipandu oleh Bapak R. Sapto Yuswanto, SE., MM. dan tim, antusiasme anak-anak terlihat sangat tinggi sejak pagi hari.

Materi yang diajarkan meliputi:

  1. Teknik Budidaya BSF: Mulai dari cara mengembangbiakkan lalat BSF, pemberian pakan yang tepat, hingga teknik menghasilkan telur dan larva maggot secara berkala.
  2. Pengolahan Maggot Kering : Maggot yang telah dikeringkan kemudian digiling untuk diambil minyaknya.
  3. Pembuatan Lilin Aromaterapi: Minyak hasil maggot gilingan dipadukan dengan beeswax (lilin lebah), soywax , pewarna alami, dan aromaterapi, lalu dicetak menjadi produk lilin estetik siap pakai.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bantuan Fasilitas dan Apresiasi Sekolah

Melalui program CSR yang kolaboratif ini, SMA GAMA Yogyakarta tidak hanya mendapatkan pengalaman belajar yang berharga, tetapi juga menerima hibah berbagai fasilitas penunjang yang sangat bermanfaat bagi kemajuan institusi, di antaranya:

  1. 1 unit perangkat PLTS Mini lengkap beserta perangkat pendukung.
  2. 1 unit tempat budidaya lalat BSF dan magot.
  3. Mesin penggiling maggot beserta perangkat alat pendukung lainnya.

Kehadiran program ini memberikan warna baru bagi kegiatan belajar mengajar di SMA GAMA Yogyakarta. Selain menambah wawasan teknologi hijau, program ini juga melatih kepedulian siswa terhadap pelestarian lingkungan dan kreativitas sejak dini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

SMA TIGA MARET